<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="943">
<titleInfo>
<title>prediksi upwelling di selat makassar guna penentuan operasi KRI TNI AL dalam penanggulangan ilegal fishing</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Viv Djanat Prasita</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Roni</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>I Made Jiwa Astika</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>viii, 49 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Selat makassar merupakan jalur ALKI II yang sangat strategis letaknya karena merupakan daerah persilangan antara dua samudera yaitu samudera Hindia dan samudera Pasifik beserta pertukaran masa airnya. Banyak hal-hal yang menyangkut masalah pelanggaran perairan yang terjadi di daerah tersebut khususnya pelanggaran illegal fishing. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam proposal skripsi ini akan dilakukan sebuah analisis terhadap karakteristik perairan selat Makassar yaitu potensi dugaan terjadinya Upwelling. Dengan adanya prediksi Upwelling tersebut bila nantinya benar terjadi dan ditemukan waktu yang paling dominan terjadi fenomena air laut ini, maka akan dapat dijadikan salah satu pertimbangan dan masukan khususnya TNI AL dalam menentukan operasi KRI TNI AL agar lebih optimal dalam pengerahan unsure KRI untuk menanggulangi pelanggaran illegal fishing. Dengan segala aspek dan akibat terjadinya Upwelling di perairan tersebut, penulis akan menghubungkan prospek terjadinya pencurian ikan di daerah potensi Upwelling.  Untuk itu metode analisis data yang digunakan adalah parameter meteorologi berupa data angin dan parameter oseanografi yang berupa data temperatur, salinitas, klorofil-a dan arus dengan didukung peta citra satelit yang diperoleh dari satelit NOOA. Masing-masing data akan dibagi menjadi 4 musim, yaitu musim barat, musim peralihan I, musim timur dan musim peralihan II.</note>
<subject authority=""><topic>Waktu dominan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Illegal fishing</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Upwelling</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pengerahan unsur KRI</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>624.15.13 Ron p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200852015</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>624.15.13 Ron p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>943</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-04-14 11:38:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-04-14 13:17:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>